Perawatan Bayi Ikterus Yang Baik & Benar

Seperti yang sudah dibahas pada posting sebelumnya disini, ikterus atau bayi kuning adalah kondisi dimana terjadi perubahan warna kulit / sclera mata menjadi kuning karena peningkatan kadar bilirubin dalam darah. Ikterus pada umunya tidak berbahaya karena terjadi secara fisiologis dengan kasus sebesar 50% dari kelahiran yang terjadi. Artinya, setengah dari jumlah kelahiran memiliki resiko terkena ikterus.

perawatan bayi ikterus 2

Perawatan Bayi Ikterus di Rumah Sakit
Sebuah kondisi yang sangat umum terjadi, dimana perawat atau dokter mengamati bayi yang baru lahir dengan tanda-tanda ikterus. Biasanya, tenaga medis akan memastikan kondisi ikterus pada bayi, apakah masih dalam ambang batas yang normal. Jika iya, maka perlakuan yang akan diberikan kepada bayi adalah dengan terapi sinar. Beberapa hal yang perlu diperhatikan selama terapi sinar adalah sebagai berikut :

1. Usahakan bagian tubuh bayi yang terkena sinar dapat seluas mungkin dengan membuka pakaian bayi.
2. Bagian yang harus ditutup adalah kedua mata dan kemaluan agar tidak menimbulkan dampak yang membahayakan bayi.
3. Bayi diletakkan sekitar 8 inci di bawah sinar lampu. Jarak ini dianggap jarak yang terbaik untuk mendapatkan energi yang optimal.
4. Posisi bayi seharusnya diubah-ubah setiap 18 jam agar bagian tubuh yang terkena cahaya dapat merata.
5. Suhu bayi diukur secara berkala setiap 4-6 jam.
6. Kadar bilirubin bayi diukur sekurang-kurangnya tiap 24 jam.
7. Selama terapi, selalu perhatikan kecukupan cairan tubuh bayi. Bila perlu, konsumsi cairan bayi dinaikkan.

Perawatan Bayi Ikterus Di Rumah
Perawatan bayi ikterus di rumah dilakukan jika bayi sudah dinyatakan ‘aman’ oleh dokter. Artinya, kondisi bayi sudah stabil steelah perawatan di rumah sakit. Pada beberapa kasus, ikterus kadang terjadi sesaat setelah bayi dibawa kembali ke rumah. Jika itu terjadi, mau tidak mau orangtua harus membawa bayi kembali ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan yang maksimal.

Sinar matahari dipercaya tidak seefektif terapi sinar mengingat keterbatasan waktu dan kondisi yang dapat berubah kapan saja. Sinar matahari terbaik adalah pada pagi hari, antara jam 8-10. Itu juga jika tidak mendung atay terlalu berawan. Merawat bayi ikterus yang masih belum stabil hanya menggunakan sinar matahari di rumah akan membuat kadar bilirubin menurun sangat pelan.

Perawatan di rumah adalah perlakuan tambahan setelah terapi menyeluruh dalam jangka waktu tertentu yang digunakan oleh dokter selama di rumah sakit. Dengan kata lain, perawatan tersebut hanya sebagai pelengkap dan tidak wajib dilakukan. Menjemur bayi pada pagi hari, faktanya juga memiliki manfaat yang lain dan tak hanya khusus untuk bayi ikterus saja.

Hal yang sebetulnya paling penting dilakukan dirumah paska perawatan ikterus di rumah sakit adalah observasi bayi. Selalu perhatikan warna kulit bayi dan amati tingkat kesehatannya. Ikterus dapat saja bersifat patologis yang berarti kondisi bayi bertambah buruk setelah sampai di rumah. Jika hal tersbeut terjadi, segera bawa bayi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih mendalam.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 − 7 =