Amankah Bayi Jika Tidur Tengkurap?

Untuk menjawab pertanyaan pada judul diatas, kita harus melihat dari dua sisi yang berbeda, yaitu keuntungun dan kerugiannya. Hal lain yang tak kalah penting adalah faktor usia dan kesiapan bayi untuk tidur dengan posisi tengkurap. Berbeda dengan posisi tidur terlentang atau menyamping yang rendah resiko, pada kondisi tengkurap ada beberapa resiko buruk yang dapat terjadi. Meski demikian, resiko tersebut tentu saja bisa diminalisir jika orangtua mengetahui berbagai informasi tentangnya.

Bahaya Bayi Tidur Tengkurap
Di Amerika Serikat, dilaporkan sekitar 2.500 kasus bayi meninggal secara tiba-tiba karena posisi tidur tengkurap. Istilah ilmiahnya adalah SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Penyebab utama dari SIDS adalah adanya tekanan pada rahang bayi ketika tengkurap yang mempersempit jalan napas.

amankah bayi tidur tengkurap 2

Kabar baiknya, menurut hasil penelitian kasus kematian karena SIDS cenderung lebih rendah daripada negara lain. Lagipula, dengan mnegetahui cara dan trik tengkurap, ternyata posisi tersebut justru banyak memberikan keuntungan kepada si bayi.

Keuntungan Bayi Tidur Tengkurap
Posisi tengkurap terbukti dapat membuat bentuk kepala bayi menjadi lebih bagus. Tengkurap juga dipercaya dapat membantu mengembangkan kemampuan motorik kasar bayi. Untuk bayi berusia dibawah 1 tahun, posisi tengkurap disarankan tak lebih dari 30 menit dalam sehari dibawah pengawasan yang ketat dari orangtuanya.

amankah bayi tidur tengkurap 1

Amankah Bayi Tidur Tengkurap?
Aman, selama posisi tersebut dilakukan sebentar sebagai variasi posisi dan dibawah kendali penuh orangtua. Artinya, selama bayi terngkurap (baik atas kehendak sendiri atau ditengkurapkan), orangtua harus senantiasa bersama sang bayi. Jika dirasa sudah cukup lama, maka orangtua harus mengembalikan posisi ke posisi terlentang kembali. Satu lagi yang penting, jika bayi merasa kesal atau menangis ketika ditengkurapkan, itu bisa berarti bahwa ia belum siap dengan posisi tersebut sehingga lebih baik tidak dipaksakan.

Usia yang cocok bagi bayi tengkurap adalah rata-rata diatas 2 bulan dengan catatan bayi sehat dan memiliki bobot tubuh yang proporsional. Semakin ‘tua’ usia bayi, semakin aman dan kuatlah bayi pada posisi tengkurap.

Pilihan untuk tengkurap atau tidak sepenuhnya berada di tangan orangtua. Jika orangtua merasa yakin dengan bayinya dan juga pengawasan yang akan diberikan, maka tengkurap sangat bisa dilakukan. Namun jika tidak, lebih baik bagi Anda untuk menunggu hingga yakin 100%.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 5 =